Brief

Acuan KerjaKerja Sama

Brief adalah dokumen atau panduan singkat yang berisi informasi dan instruksi penting terkait sebuah proyek atau kampanye, terutama dalam konteks media sosial dan kerja sama dengan KOL (Key Opinion Leader). Brief berfungsi sebagai acuan kerja agar semua pihak brand, agency, dan kreator memahami tujuan, target, serta ekspektasi yang ingin dicapai.

Dalam digital marketing, brief membantu menyelaraskan komunikasi antara klien dan kreator konten. Brief yang jelas dan terstruktur dapat meminimalkan kesalahpahaman, menghemat waktu, dan membuat proses kerja berjalan lebih efisien.

Fungsi Brief dalam Influencer Marketing

Brief bukan sekadar dokumen formal. Ia menjadi pegangan utama selama kolaborasi berlangsung, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi hasil. Dengan brief yang baik, kreator tahu apa yang harus dibuat, sementara brand punya standar yang jelas untuk menilai hasil kerja.

Cara Membuat Brief yang Efektif

  1. Tentukan tujuan dan target audiens

Jelaskan tujuan kampanye secara spesifik, misalnya meningkatkan brand awareness, mendorong penjualan, atau menaikkan engagement. Sertakan juga gambaran target audiens agar konten lebih tepat sasaran.

  1. Berikan latar belakang brand atau produk

Informasi singkat tentang brand, nilai, dan pesan utama akan membantu kreator memahami konteks kampanye.

  1. Jelaskan deliverables

Sebutkan jenis konten yang diharapkan beserta spesifikasinya, seperti format, durasi, atau platform publikasi.

  1. Sertakan panduan kreatif

Arahan soal tone, visual, atau tema konten perlu dijelaskan dengan jelas agar hasilnya sesuai ekspektasi.

  1. Cantumkan timeline dan kompensasi

Pastikan tenggat waktu, jadwal publikasi, serta anggaran atau fee ditulis transparan.

Contoh Singkat Brief

Sebuah brand shampoo membuat brief untuk kampanye Instagram dengan tujuan meningkatkan awareness. Target audiensnya perempuan usia 18–35 tahun di perkotaan.

Deliverables berupa satu video Reels dan satu postingan foto, dengan tone hangat dan informatif. Semua detail jadwal dan kompensasi dicantumkan agar eksekusi berjalan lancar.

Kenapa Brief Penting?

  1. Menyampaikan ekspektasi secara jelas
  2. Meningkatkan efisiensi kerja
  3. Menghindari miskomunikasi
  4. Menjadi acuan evaluasi hasil