Creative Brief
Apa Itu Creative Brief?
Creative brief adalah dokumen ringkas yang berfungsi sebagai panduan utama bagi tim kreatif dalam mengerjakan sebuah proyek. Dokumen ini umum digunakan dalam periklanan, desain grafis, produksi konten, hingga kampanye digital marketing.
Creative brief membantu menyelaraskan visi antara klien, marketing team, dan tim kreatif. Dengan arahan yang jelas mengenai tujuan, target audiens, pesan utama, serta deliverables, risiko miskomunikasi dan revisi berulang dapat diminimalkan.
Singkatnya, creative brief menjadi “kompas” agar seluruh proses kreatif tetap berada di jalur yang sesuai strategi bisnis.
Elemen Utama dalam Creative Brief
Berikut komponen yang biasanya terdapat dalam creative brief:
1. Latar Belakang
Menjelaskan konteks brand, kondisi pasar, serta alasan proyek dijalankan.
2. Tujuan (Objective)
Menjabarkan hasil yang ingin dicapai, idealnya menggunakan prinsip SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound).
3. Target Audiens
Memuat informasi demografis dan psikografis audiens yang dituju.
4. Pesan Utama
Inti pesan yang ingin ditanamkan kepada audiens secara jelas dan sederhana.
5. Tonalitas & Gaya Komunikasi
Arahan terkait gaya bahasa (formal, kasual, inspiratif, humoris, dan lain-lain).
6. Deliverables
Daftar output yang harus diproduksi, termasuk spesifikasi teknisnya.
7. Timeline & Anggaran
Batas waktu pengerjaan dan estimasi biaya yang tersedia.
8. Referensi atau Inspirasi
Contoh visual, moodboard, atau kampanye serupa sebagai acuan kreatif.
Fungsi Creative Brief
- Menyatukan visi antara klien dan tim kreatif
- Memberikan arahan strategis sebelum eksekusi
- Mengurangi miskomunikasi dan revisi berulang
- Memastikan proyek tetap sesuai tujuan bisnis
- Membantu pengelolaan waktu dan anggaran
Manfaat Creative Brief
- Proses kerja lebih efisien dan terstruktur
- Hasil kreatif lebih relevan dengan target audiens
- Risiko kesalahan konsep dapat diminimalkan
- Tim memiliki panduan jelas sejak awal proyek
- Meningkatkan kualitas dan konsistensi output
FAQ Seputar Creative Brief
Q : Apakah creative brief harus selalu panjang dan detail?
A : Tidak. Creative brief sebaiknya ringkas namun jelas. Terlalu panjang justru bisa membuat poin penting sulit dipahami.
Q : Siapa yang bertanggung jawab membuat creative brief?
A : Biasanya dibuat oleh tim marketing, brand manager, atau klien, lalu dibahas bersama tim kreatif sebelum eksekusi dimulai.
Q : Apakah creative brief bisa diubah di tengah proyek?
A : Bisa, tetapi sebaiknya hanya jika ada perubahan strategi atau kebutuhan bisnis yang signifikan agar tidak mengganggu timeline.
Q : Apa perbedaan creative brief dan marketing plan?
A : Marketing plan adalah strategi besar pemasaran secara menyeluruh, sedangkan creative brief fokus pada arahan spesifik untuk satu proyek atau kampanye tertentu.
Kamus lain
Istilah terkait
A
A/B Testing
A/B Testing adalah metode eksperimen yang membandingkan dua versi konten atau elemen versi A sebagai kontrol dan versi B sebagai variasi unt...
BacaA
Affiliate Creatives for Ads (ACA)
Affiliate Creatives for Ads (ACA) adalah fitur di TikTok Shop yang memungkinkan seller menggunakan video milik affiliator sebagai materi ikl...
BacaA
Affiliate Link
Affiliate link adalah tautan unik yang berisi kode pelacakan untuk menghubungkan klik atau transaksi ke affiliator. Melalui link ini, brand ...
Baca