Evergreen Content
Dalam dunia digital, ada konten yang viral sesaat lalu menghilang, dan ada konten yang tetap relevan sepanjang waktu. Jenis konten yang terus dicari, tetap bermanfaat, dan mampu mendatangkan traffic dalam jangka panjang disebut evergreen content.
Apa Itu Evergreen Content?
Evergreen content adalah jenis konten yang tetap relevan, informatif, dan dibutuhkan audiens dalam jangka waktu panjang. Konten ini tidak bergantung pada tren, musim, atau momen tertentu.
Berbeda dengan konten musiman seperti promo Lebaran atau tren viral mingguan, evergreen content membahas topik universal yang selalu memiliki pencarian stabil. Karena itu, konten ini sering menjadi fondasi strategi SEO dan content marketing jangka panjang.
Ciri-Ciri Evergreen Content
Beberapa karakteristik utamanya antara lain:
- Topik tidak terikat waktu atau tahun tertentu
- Memiliki volume pencarian stabil
- Tidak bergantung pada berita atau peristiwa terkini
- Memberikan solusi jangka panjang
- Mudah dipahami dan terstruktur dengan baik
Contoh topik evergreen:
- Cara Membuat CV yang Menarik
- Perbedaan Influencer dan KOL
- Tips Menyusun Campaign Brief
Fungsi Evergreen Content
- Menjadi aset konten jangka panjang
- Mendukung strategi SEO berkelanjutan
- Menjadi referensi utama dalam niche tertentu
- Mengisi funnel awareness secara konsisten
Manfaat Evergreen Content
- Menghasilkan traffic organik stabil
- Menghemat biaya produksi konten
- Meningkatkan otoritas dan kredibilitas brand
- Mudah di-repurpose ke berbagai format (video, carousel, infografis)
- Mendukung strategi internal linking
Tips Membuat Evergreen Content
- Pilih topik fundamental dan universal
- Lakukan riset keyword dengan tren stabil
- Gunakan struktur SEO-friendly (H1, H2, bullet points)
- Hindari penyebutan tahun jika tidak perlu
- Lakukan update ringan setiap 6–12 bulan
Contoh Evergreen Content
Beberapa format yang cocok dijadikan evergreen:
- Tutorial / How-To
- Tips & Trik Praktis
- Konten Edukasi atau Definisi
- Listicle Informatif
FAQ Seputar Evergreen Content
Q : Apa perbedaan evergreen content dan konten viral?
A : Konten viral biasanya populer dalam waktu singkat karena tren, sedangkan evergreen content tetap relevan dan dicari dalam jangka panjang.
Q : Apakah evergreen content perlu diperbarui?
A : Ya, meskipun sifatnya tahan lama, tetap perlu ditinjau secara berkala untuk memastikan data dan informasi masih akurat.
Q : Apakah evergreen content cocok untuk semua industri?
A : Hampir semua industri dapat memiliki evergreen content, terutama jika fokus pada edukasi, panduan, atau solusi atas masalah umum audiens.
Q : Apakah evergreen content selalu panjang?
A : Tidak harus. Yang terpenting adalah informatif, menjawab kebutuhan audiens, dan tetap relevan dalam jangka panjang.
Kamus lain
Istilah terkait
A
A/B Testing
A/B Testing adalah metode eksperimen yang membandingkan dua versi konten atau elemen versi A sebagai kontrol dan versi B sebagai variasi unt...
BacaA
Affiliate Creatives for Ads (ACA)
Affiliate Creatives for Ads (ACA) adalah fitur di TikTok Shop yang memungkinkan seller menggunakan video milik affiliator sebagai materi ikl...
BacaA
Affiliate Link
Affiliate link adalah tautan unik yang berisi kode pelacakan untuk menghubungkan klik atau transaksi ke affiliator. Melalui link ini, brand ...
Baca