Branded Content

ContentBrandMarketing

Branded content adalah jenis konten yang dibuat untuk menyampaikan pesan merek dengan cara yang halus dan tidak terasa seperti iklan tradisional. Konten ini bertujuan untuk menghibur, mengedukasi, atau menginspirasi audiens, sambil tetap mengaitkan nilai, cerita, atau identitas merek di dalamnya. Konten ini bisa hadir dalam berbagai format, seperti video, artikel, podcast, film pendek, atau konten media sosial.

Contoh Branded Content

Salah satu contoh branded content yang sering dijadikan rujukan adalah Red Bull Stratos. Red Bull mendukung aksi Felix Baumgartner yang melakukan lompatan dari tepi luar angkasa. Kampanye ini tidak secara langsung menjual produk, tetapi berhasil mengasosiasikan merek dengan keberanian, adrenalin, dan petualangan ekstrem.

##Branded Content dari Sudut Pandang KOL Bagi KOL, branded content adalah bentuk kolaborasi yang memungkinkan mereka menyampaikan pesan merek secara lebih natural. Produk atau layanan biasanya diintegrasikan ke dalam gaya hidup, cerita, atau pengalaman pribadi KOL, sehingga konten terasa autentik dan tidak dipaksakan.

Ketika KOL berbagi branded content, audiens cenderung melihatnya sebagai rekomendasi, bukan iklan. Inilah yang membuat branded content berbasis KOL memiliki tingkat kepercayaan dan engagement yang lebih tinggi dibandingkan iklan konvensional.

Ciri Utama Branded Content

  • Fokus pada cerita, bukan hard selling
  • Relevan dengan minat dan nilai audiens
  • Terintegrasi secara natural dalam konten
  • Mengutamakan engagement dan kepercayaan

Tips Penting dalam Branded Content

  • Pilih KOL yang sejalan dengan nilai merek
  • Beri ruang kreativitas agar konten tetap autentik
  • Pastikan pesan merek tersampaikan tanpa terasa memaksa
  • Tetap gunakan disclosure secara transparan