Average Order Value

MetrikRata-Rata

AOV (Average Order Value) adalah metrik yang menunjukkan rata-rata nilai belanja pelanggan dalam satu transaksi pada periode tertentu.

AOV membantu bisnis untuk memahami seberapa besar pelanggan biasanya mengeluarkan uang setiap kali berbelanja. Metrik ini juga sering digunakan di e-commerce, marketplace, dan kampanye digital marketing untuk mengukur kualitas penjualan, bukan hanya sekadar jumlah order.

Cara Menghitung AOV

Rumus AOV cukup sederhana:

AOV = Total Pendapatan ÷ Total Pesanan

Contoh: Jika total pendapatan toko Rp100.000.000 dari 2.000 pesanan, maka AOV-nya adalah Rp50.000.

Kenapa AOV Penting?

  1. Menunjukkan pola belanja pelanggan
  2. Membantu menentukan strategi promo yang lebih tepat
  3. Bisa meningkatkan pendapatan tanpa harus menambah jumlah pembeli
  4. Berguna untuk evaluasi performa campaign dan channel pemasaran

Contoh Penggunaan AOV

Jika AOV toko masih rendah, bisnis bisa menyesuaikan strategi seperti menawarkan paket produk atau promo minimum pembelian agar nilai transaksi per order meningkat.

Strategi Umum untuk Meningkatkan AOV

  1. Upselling: menawarkan versi produk yang lebih premium
  2. Cross-selling: merekomendasikan produk pelengkap
  3. Bundling: menggabungkan beberapa produk dalam satu paket
  4. Minimum pembelian: misalnya gratis ongkir di atas nominal tertentu
  5. Program loyalitas: memberi insentif untuk pembelian bernilai lebih besar

Perbedaan AOV dengan Metrik Lain

Penting untuk menjelaskan bahwa AOV tidak berdiri sendiri.

  1. AOV vs Revenue: Pendapatan bisa naik karena jumlah pembeli bertambah, tapi AOV yang naik berarti setiap pembeli menghabiskan lebih banyak uang.
  2. AOV vs CLV (Customer Lifetime Value): AOV mengukur satu transaksi, sementara CLV mengukur total nilai pelanggan selama mereka menjadi pelanggan Anda.

Faktor yang Mempengaruhi AOV

Ada hal eksternal dan internal yang sering terlupa:

  1. Harga Produk: Kenaikan harga secara langsung akan meningkatkan AOV.
  2. Diskon: Diskon besar seringkali menurunkan AOV kecuali jika disertai syarat minimum belanja.
  3. Biaya Pengiriman: Jika ambang batas gratis ongkir terlalu tinggi, pelanggan mungkin membatalkan pesanan, namun jika tepat, ini adalah pendorong AOV terkuat.

Tips Penting

Fokus meningkatkan AOV tanpa mengorbankan pengalaman pelanggan. Analisis data transaksi secara rutin agar setiap strategi yang diterapkan tetap relevan.