Average Basket Size

E-commerceAnalitik

Pengertian Average Basket Size

Average Basket Size adalah metrik yang menunjukkan rata-rata jumlah produk atau nilai belanja yang dibeli konsumen dalam satu transaksi. Metrik ini sering digunakan untuk melihat seberapa besar “isi keranjang” pelanggan saat checkout.

Average Basket Size biasanya digunakan untuk:

  1. Digunakan di e-commerce, marketplace, dan campaign performance
  2. Membantu memahami perilaku belanja konsumen
  3. Semakin besar basket size, semakin tinggi potensi pendapatan per transaksi

Cara Menghitung Average Basket Size

  1. Total nilai penjualan ÷ jumlah transaksi
  2. Bisa dihitung berdasarkan:
  • Jumlah item per transaksi
  • Nilai belanja per transaksi

Kenapa Average Basket Size Penting?

  1. Meningkatkan pendapatan tanpa harus menambah jumlah pembeli
  2. Membantu evaluasi efektivitas promo dan bundling
  3. Menjadi indikator keberhasilan strategi upselling dan cross-selling

Faktor yang Mempengaruhi Average Basket Size

  1. Promo bundling atau paket produk
  2. Diskon minimum pembelian
  3. Rekomendasi produk tambahan
  4. Gratis ongkir dengan syarat tertentu
  5. Cara Meningkatkan Average Basket Size
  6. Tawarkan bundling produk yang relevan
  7. Berikan diskon dengan minimum pembelian
  8. Tampilkan rekomendasi produk saat checkout
  9. Gunakan urgency seperti stok terbatas atau promo waktu singkat

Dampak terhadap Strategi Marketing

  1. Campaign menjadi lebih efisien karena nilai transaksi meningkat
  2. Biaya akuisisi pelanggan bisa ditekan
  3. Kolaborasi dengan KOL atau affiliator bisa lebih optimal

FAQ Seputar Average Basket Size

Q : Apa bedanya Average Basket Size dan Average Order Value (AOV)?

A : Average Basket Size fokus pada isi keranjang (item atau nilai), AOV lebih sering merujuk ke nilai transaksi rata-rata.

Q : Apakah Average Basket Size selalu harus tinggi?

A : Tidak selalu. Tergantung jenis produk dan strategi bisnis.

Q : Apakah promo selalu meningkatkan basket size?

A : Tidak. Promo harus relevan dan terarah agar benar-benar mendorong pembelian tambahan.

Q : Apakah metrik ini penting untuk campaign influencer?

A : Ya, terutama jika tujuan campaign adalah meningkatkan nilai transaksi, bukan hanya traffic.